Jakarta, TerbitNews - Keprihatinan dan duka kembali menyelimuti masyarakat di Tanah Air. Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli (RR) menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang dalam atas wafatnya para korban letusan Gunung Semeru di kawasan Jawa Timur.
RR sebelumnya sangat terpukul dan sangat prihatin dengan banjir bandang di Kalimantan dan Batu Malang Jatim yang sangat mengejutkan, dan itu indikasi/bukti bahwa kerusakan lingkungan hidup dan perubahan iklim di Tanah Air berdampak sangat serius.
Sedikitnya 13 orang dilaporkan meninggal dan setidaknya 41 orang terkena luka bakar menyusul erupsi Gunung Semeru, Sabtu (04/12). Berdasarkan informasi pagi ini, Minggu (05/12), menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dua korban meninggal telah teridentifikasi, berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Pemerintah dihimbau RR dan berbagai kalangan agar terus cepat dan tanggap menolong para warga sekitar Semeru dan partisipasi seluruh masyarakat sangat diharapkan untuk membantu para korban.
‘’Pemerintah dan segenap jajarannya seyogianya meminimalkan korban, kita dukung dan kita dorong pemerintah bersama masyarakat bekerjasama menolong para korban bencana alam,’’ tutur RR
Tahun lalu ketika pandemic mendera, Begawan Ekonomi ini pernah mengusulkan Presiden Jokowi untuk mengalihkan anggaran proyek infrastruktur yang nilainya mencapai Rp430 triliun masuk ke dalam pembiayaan penanganan pandemik.
Covid-19 atau corona. Langkah itu mendesak karena wabah Covid-19 yang kian meluas di Tanah Air.
“Jangan gengsi. Gunakan uang proyek insfrastruktur Rp430 triliun, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang kurang lebih Rp270 triliun untuk membantu kebutuhan pokok pekerja harian dan rakyat miskin. Ajak tentara, polisi, sopir Ojol, RT/RW untuk distribusi makanan,” kata Rizal Ramli, Senin, 30 Maret 2020.