Sepucuk Surat dari London Tandai Kebangkitan BKI
Foto : Dirut BKI Rudiyanto

Sepucuk Surat dari London Tandai Kebangkitan BKI

Kamis , 03 November 2016 - 23:21 WIB

REDAKSI

Shares

HARIAN RAKYAT, JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI baru saja menerima surat dari Sekjen IACS, Robert Ashdown di London. Isi surat itu cukup menggembirakan karena status BKI dikonfirmasi oleh IACS Council sebagai “Classification Society Status Decision” yang berarti aplikasi BKI telah memenuhi persyaratan Tahap I. Sebelumnya, pada 7 Juli 2016, Dirut BKI Rudiyanto dan Ketua Majelis BKI DR Marsetio berangkat ke London untuk menyerahkan persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi anggota IACS. Keberangkatan Rudiyanto dan Marsetio ke markas IACS tentu saja telah didahului serangkaian proses di Tanah Air, termasuk adanya restu dari Presiden Jokowi yang telah seratus persen mendukung upaya BKI menjadi anggota IACS.

Penantian itu pun berbuah manis. Pada 1 November 2016, BKI dinyatakan telah lulus persyaratan tahap pertama. “Alhamdulillah, aplikasi tahap satu diterima oleh IACS, BKI sebagai ‘applicant status’,” ujar Rudiyanto, di Jakarta, Rabu (2/11). Selanjutnya, BKI akan berupaya melanjutkan proses aplikasi tersebut ke tahap dua. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para pemangku kepentingan, terutama Pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan,” tambah dia.

Sekretaris Perusahaan BKI, Saifuddin Wijaya menambahkan, applicant status merupakan status pengakuan IACS Council atas BKI sebagai badan klasifikasi. Dengan status ini, BKI dapat mengikuti agenda-agenda IACS ataupun mengikuti pertemuan working group sebagai observer. Hal ini menjadi kesempatan bagi para engineer BKI untuk dapat mengetahui kajian-kajian teknis yang dibahas dalam forum IACS.

Namun untuk pemenuhan persyaratan tahap ke dua ini, usaha yang harus dilakukan cukup berat sehingga memerlukan dukungan dari para pemangku kepentingan BKI, seperti pemberian otorisasi statutoria dari Flag State yang dikategorikan sebagai white list dan pelaksanaan Vertical Contractual Audit (VCA) yang memerlukan dukungan dari pemilik kapal yang armada kapalnya masuk dalam kriteria IACS. Meski demikian, BKI akan terus melakukan pembenahan dan juga terobosan sehingga target yang ingin dicapai untuk menjadi anggota IACS dapat segera terwujud.

Sementara itu, Marsetio menambahkan, dengan adanya dukungan penuh dari Jokowi, tugas Majelis BKI akan jauh lebih mudah. Pasalnya, BKI pada dasarnya telah memenuhi persyaratan menjadi anggota IACS. Adapun kriteria minimum yang harus dipenuhi BKI bila ingin menjadi anggota IACS secara penuh adalah minimal berpengalaman selama 30 tahun. Seperti diketahui, BKI telah berpengalaman sekira setengah abad, sejak berdiri pada 1964. Kedua, memiliki register kapal ‘sea going’ sebanyak 1.500 unit kapal. BKI telah meregister lebih dari 12 ribu kapal berbendera Indonesia, di antaranya sekitar 700 unit kapal dengan rute pelayaran internasional.

Kemudian, total gross tonnage kapal yang teregister adalah 8 juta ton untuk kapal berbobot 100GT lebih, sementara BKI telah meregister lebih dari 10 juta GT kapal berbobot 100 GT lebih. Terakhir, memiliki 150 orang surveyor yang expert di bidangnya dan 100 orang staf teknik. Saat ini, BKI telah membuka 20 unit kantor cabang di seluruh Indonesia, dengan jumlah surveyor lebih dari 150 orang. “Sehingga secara administrasi BKI telah memenuhi syarat. Semoga dalam waktu cepat BKI bisa segera diakui sebagai anggota IACS,” tandas Marsetio.

Diketahui, IACS didirikan pada 11 September 1968 di Hamburg, Jerman. IACS berada di bawah koordinasi International Maritime Organization (IMO) yang berkantor pusat di London, Inggris. Awalnya, IACS hanya beranggotakan 7 badan klasifikasi, kemudian berkembang menjadi 13 anggota badan klasifikasi. IACS dibentuk agar adanya keseragaman antar-badan klasifikasi yang meregister kapal-kapal niaga. Secara teknis, IACS memberikan bimbingan dan dukungan serta mengembangkan interpretasi terpadu dari peraturan perundang-udangan internasional yang dikembangkan oleh negara-negara anggota IMO. Saat ini, Indonesia juga telah terdaftar sebagai negara anggota IMO.
 


TAG : BKI, IACS, RUDIYANTO, MARSETIO, LONDON 

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitnews[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Terkini