ProDEM Bela Din Syamsudin yang Dituduh Radikal oleh GAR ITB
Foto : Sekjend ProDEM, Mujib Hermani

ProDEM Bela Din Syamsudin yang Dituduh Radikal oleh GAR ITB

Selasa , 16 Februari 2021 - 13:28 WIB

Ian Ras

Shares

Jakarta, TerbitNews – Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) mengecam tuduhan dan melaporkan radikalisme terhadap Prof. Dr. Din Syamsuddin yang dilontarkan oleh Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB).
 
Sekjend ProDEM, Mujib Hermani mengatakan tuduhan dan laporan GAR ITB sangat mengada-ada. Kelihatan cari sensasi dan cari muka,cari perhatian ke kekuasaan saja biar dilirik. 
 
GAR ITB tidak mencerminkan watak alumni-alumni senior terdahulu. Berkaca dari presiden pertama Soekarno yang berjiwa nasionalis.
 
Mujib yang juga sama-sama putra sumbawa dengan Din Syamsuddin menjelaskan orang Sumbawa (Suku Sumbawa) ada prinsip hidup yang dipegang, Adat barenti ko syara’, Syara’ Barenti ko kitabullah. Yang berarti adat berpedoman ke syariat, syariat berpedoman ke kitab Alquran. 
 
Inilah prinsip hidup yang dijalankan oleh tau samawa (Suku Sumbawa). Makanya menurut dia, tuduhan dan pelaporan GAR ITB terhadap Din Syamsuddin menjadi sebuah lelucon politik dan menjadi tertawaan kawan-kawan aktivis Pro demokrasi.
 
Muji mengaku kenal, Din Syamsuddin dari orang tuanya almarhum KH. M. Zain Arrasyid ulama NU di Sumbawa, NTB. Din menurut dia adalah tokoh nasional bahkan internasional yang toleran, nasionalis, egaliter dan intelektual Islam moderat. 
 
Buktinya, lanjut dia Din Syamsuddin mendirikan pesantren modern Dea Malela bertaraf internasional di Kabupaten Sumbawa Besar. Santri-santrinya dari seluruh Nusantara bahkan dari luar negeri juga banyak.
 
Dikatakan Mujib, track record Din Syamsuddin sudah teruji dengan pernah menjabat sebagai Ketum PP Muhammadiyah, Waketum MUI. Chairman of Center for Dialogue and Coorperation Among Civilization (CDCC), Chairman World Peace Forum (WPF), Honorary President, World Conference on Relegions for Peace (WCRP).
 
“Baiknya GAR ITB ikut aktif terlibat melawan radikalismenya Covid 19 yang terus menyebar dan memakan korban biar jelas bermanfaat bagi rakyat dan negara,” pungkas Mujib.
 

BACA JUGA :

TAG : DinSyamsuddin,Prodem 

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitnews[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Terkini